" Fenomena Sang Bayi Peminum Kopi ", Awas Perhatikan 5 Efek Samping Apabila Bayi Minum Kopi !

" Fenomena Sang Bayi Peminum Kopi ", Awas Perhatikan 5 Efek Samping Apabila Bayi Minum Kopi !


video ini di ambil dari salah satu akun medsos sebagai rujukan bahwa fenomena itu ada.

Jakarta - Secangkir Kopi terdengar sempurna memulai hari sehingga membuat Anda  lebih berenergi. Namun, Bagaimana jika kopi diberikan pada bayi ? Amankah jika Bayi minum kopi dan adakah efek samping bagi tumbuh kembangnya ?.

Bayi Meminum Kopi, Bolehkah ?

Menurut Laman Live Strong, Kopi memang tidak menghambat pertumbuhan Anak seperti yang diperkirakan sebelumnya, tetapi ada banyak efek negatif dari kopi jika diberikan pada bayi atau balita secara terus-terusan.

Sebab Bayi dan anak-anak masih membutuhkan nutrisi esensial untuk perkembangannya seperti vitamin dan mineral,selain itu juga menghambat penyerapan zat besi sehingga beresiko mengakibatkan deretan dampak negatif berikut ini.

Berikut ini Bahaya Mengkonsumsi Kopi Bagi Balita dan Anak-Anak

#1. Menyebabkan Insomnia

Balita membutuhkan tidur  lebih dari 11 jam setiap harinya,sementara anak-anak usia 5  hingga 12 tahun membutuhkan setidaknya 11 jam tidur per hari.

jika balita atau anak-anak mengkonsumsi kopi,tentu saja hal ini membuat mereka jadi kurang tidur, kopi adalah stimulan yang memiliki kafein lima kali lebih banyak daripada soda. kafein dapat bertahan dalam tubuh hingga delapan jam, yang membuat orang jadi kurang tidur, dan biasanya siklus itu bisa bertahan lama.

karena sebisa mungkin balita dan anak-anak sebaiknya tidak mengkonsumsi kopi untuk meningkatkan energinya.

#2. Menyebabkan Gigi Berlubang

Kopi Bersifat asam,Minuman asam dapat membuat kerusakan pada mulut dan gigi yang menyebabkan gigi berlubang,karena kafein akan menurunkan enamel pada gigi dan rongga.

Balita dan anak-anak biasanya lebih rentan terhadap gigi berlubang daripada orang dewasa,karena membutuhkan waktu bertahun-tahun untuk enamel baru mengeras setelah gigi susu copot.

Anak-anak yang minum kopi tentu saja lebih memungkinkan memiliki masalah kesehatan mulut daripada oragn dewasa.

Baca Juga:Pentingnya Mencegah Pneumonia pada Anak Balita

#3. Nafsu Makan Berkurang

Kopi adalah stimulan,yang bisa menyebabkan nafsu makan berkurang.

Balita dan Anak-anak yang sedang tumbuh tentu membutuhkan nutrisi dan gizi seimbang yang biasanya diperoleh dari protein,biji-bijian,buah-buahan,dan sayuran.

Ketika Bayi atau anak-anak minum kopi,maka akan menyebabkan penurunan nafsu makan dan penurunan nutrisi secara keseluruhan.

#4. Tulang Keropos

Kopi bersifat diuretik dan meningkatkan produksi urin,peningkatan buang air kecil menyebabkan hilangnya kalsium dari tubuh,yang dapat menyebabkan keropos tulang.

Selain menjadi diuretik,kopi juga mengandung banyak kafein yang melepaskan kalsium dari tubuh.

untuk setiap 100 mg kafein yang dicerna,maka akan menghilangkan 6 mg kalsium.bagi Balita dan Anak-anak ,kalsium sangat penting untuk pertumbuhan tulang.


#5. Hiperaktif

Kopi dapat menciptakan sejumlah masalah perilaku pada balita dan anak-anak,termasuk hiperaktif,gelisah dan ketidakmampuan untuk berkonsentrasi.

Hal ini karena kafein dalam kopi yang bisa meningkatkan energi dan kewaspadaan, jika orang dewasa dapat mengambil manfaat dari efek samping ini,hal tersebut tentu tidak berlaku bagi balita dan anak-anak.

Efek kafein dapat berlangsung selama berjam-jam ,sehingga berbahaya bagi perkembangan dan pertumbuhan balita dan anak-anak.

 Bisa Menyebabkan Kematian

Percaya atau tidak,balita adalah kelompok individu terbaru yang masuk dalam kategori penyuka kopi,demikian seperti yang diwartakan "very well family".

Padahal,selain 5 dampak diatas,masih banyak efek samping membahayakan lainnya jika kopi diberikan kepada Balita dan Anak-anak,salah satunya bisa menyebabkan kematian.

Hal ini karena dosis kafein sangat tinggi pada kopi dapat menyebabkan balita menjadi kejang dan beresiko terkena jantung , yang dampak terburuknya dapat menyebabkan kematian.

Anak-anak terutama Balita,lebih berisiko tinggi saat mengkonsumsi kafein karena memiliki massa tubuh lebih sedikit dan tubuhnya susah saat memproses kafein.

Risiko terbesar dan paling tidak diketahui saat balita mengkonsumsi kopi dalam jangka panjang adalah membuat otak sulit  berkembang serta menghambat perrtumbuhan buah hati Anda Bun.























Baca Juga
SHARE

Related Posts

Subscribe to get free updates

Posting Komentar

VIRAL