-->
'Si Doel' Bantu Evakuasi 'Maknyak' dari Banjir

'Si Doel' Bantu Evakuasi 'Maknyak' dari Banjir









































Jakarta - Aktor  Rano Karno membagikan sejumlah rangkaian proses evakuasi Aminah Cendrakasih, pemeran Maknyak dalam Si Doel, yang menjadi korban banjir.

Pada Rabu (1/1) kemarin, Rano sempat mengunggah bahwa Aminah menjadi korban banjir yang melanda di daerah Pinang, Tangerang.

Rano lantas segera mengirimkan bantuan untuk mengevakuasi Aminah dari kediamannya ke tempat yang lebih aman. Lewat unggahan berikutnya, Rano kemudian mengungkapkan bahwa Maknyak telah dievakuasi pada Kamis (2/1) dini hari.

"Alhamdulilah jam 00.50 pagi akhirnya Maknyak bisa dievakuasi dari rumahnya. Sekarang sudah ditempatkan di hotel untuk sementara, terima kasih kepada semua Tim di lapangan yang sudah kerja keras. Semoga banjir bisa segera surut, ayo Indonesia semangat," tulis Rano.

Beberapa jam berselang, Rano kembali mengabarkan bahwa Aminah kini telah berada di tempat aman dan layak. Video itu memperlihatkan Aminah yang terbaring di tempat tidur.

Aminah pun mengucapkan terima kasih kepada pemeran Si Doel tersebut yang telah membantunya menghindari banjir.

"Makasih ye Doel udah nulungin nenek. Kalau enggak, enggak sampai-sampai nih, kebanjiran di sane, kalau enggak kelelep kali," ungkapnya.


Sejumlah bencana seperti banjir melanda sebagian wilayah Indonesia pada pembuka 2020. Di Jakarta dan Bekasi, banjir besar terjadi di sejumlah wilayah.

Posko Banjir Jakarta mencatat jumlah pengungsi banjir di seluruh wilayah DKI Jakarta mencapai angka 31.232 orang hingga Rabu, (1/1) malam.

Pengungsi terbanyak berada di Jakarta Timur yaitu 13.516 orang tersebar di 99 lokasi pengungsian. Berikutnya, di Jakarta Barat sebanyak 10.686 orang tersebar di 97 lokasi pengungsian.

Sementara di Jakarta Selatan sebanyak 5.305 orang tersebar di 48 lokasi pengungsian. Di Jakarta Utara sebanyak 1.515 orang untuk 23 lokasi pengungsian. Pengungsi di Jakarta Pusat sebanyak 310 orang untuk dua lokasi pengungsian.

Di tempat lain, banjir bandang dan longsor melanda wilayah Kabupaten Lebak, Banten, sejak Rabu (1/1). Ribuan warga terpaksa mengungsi di sejumlah tempat seperti rumah ibadah, majelis taklim, gedung sekolah dan perkantoran.

"Dari 2.167 rumah yang terendam banjir itu, di antaranya 306 rumah rusak berat dan 274 rusak ringan," kata Kepala Seksi Kedaruratan BPBD Kabupaten Lebak Madias di Lebak, dilansir Antara.

Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memprediksi potensi hujan lebat masih akan terjadi hingga pertengahan Februari mendatang. Potensi tersebut diperkirakan terjadi di beberapa pulau di Indonesia.

"Diprediksi akan terulang lagi di akhir Januari sampai awal Februari, jadi biasanya 3 atau 4 atau 5 hari, dan prediksi lagi terjadi di pertengahan Februari," kata Kepala BMKG Dwikorita Karnawati kepada wartawan saat ditemui di Graha BNPB, Kamis (2/1)












Baca Juga
SHARE

Related Posts

Subscribe to get free updates

Post a Comment