Pemkot Bandung Klaim Bersih dari Daging Babi Mirip Sapi

Pemkot Bandung Klaim Bersih dari Daging Babi Mirip Sapi


Bandung-Dinas Pangan dan Pertanian (Dispangtan) Kota Bandung memastikan tak ada daging babi yang dijual diserupakan sebagai daging sapi di kota kembang. Pemkot melakukan inspeksi mendadak di 25 titik pasar tradisional dan modern.

"Di Kota Bandung tidak ditemukan daging sapi yang dipalsukan dari daging babi. Sehingga dapat kami nyatakan bahwa daging sapi yang ada di Kota Bandung aman dan halal dikonsumsi," kata Kepala Dispangtan Kota Bandung Gin Gin Ginanjar, Selasa (12/5).

Sidak dilakukan menyusul penangkapan empat pelaku penjualan daging babi dengan boraks agar terlihat seperti daging babi di Kabupaten Bandung,

"Pemeriksaan dilakukan dengan test kit untuk mendeteksi keaslian daging," ujar Gin menjelaskan.

Selain itu, kata dia, Kota Bandung sudah mempunyai Minilab Food Security yang tersebar di pasar tradisional dan pasar modern. Sehingga pengawasan terhadap keamanan pangan segar sudah secara rutin dilaksanakan.

"Selain petugas di Dispangtan sendiri yang melakukan pemeriksaan secara rutin baik khusus maupun mengambil sampel acak," ucapnya.

Menurut Gin, pedagang daging sapi di Kota Bandung pada umumnya sudah mengetahui dan bisa membedakan antara daging sapi dan daging babi. Hal itu bisa dilihat dari warna dan tekstur dagingnya.

Gin juga meminta kepada warga Bandung untuk tidak mudah tergoda dengan harga murah yang ditawarkan pedagang daging sapi. Hal itu untuk menghindari adanya kecurangan penjualan daging.

"Jangan mudah tergoda dengan harga yang murah yang di bawah standar. Misal, untuk daging sapi harga standarnya di kisaran Rp110-120 ribu, untuk daging sapi beku di kisaran harga Rp 80-90 ribu," ujarnya.

Sidak di Baleendah
Dari kabupaten, Satgas Pangan Kabupaten Bandung melakukan sidak ke Pasar Baleendah, Selasa (12/5).

Kapolresta Bandung Kombes Hendra Kurniawan mengatakan, pada agenda tersebut dilakukan pengecekan dan pengetesan kepada setiap pedagang daging di Pasar Baleendah.

"Jadi hari ini, kami bersama Dinas Perindustrian dan Perdagangan melakukan sidak pasar. Tujuannya mengecek apakah benar terkait dengan kasus kemarin adanya peredaran daging sapi yang berasal dari daging babi," kata Hendra.

Berdasarkan pemeriksaan terhadap 20 sampel daging sapi secara acak yang dijual pedagang di Pasar Baleendah, Hendra mengatakan tidak ditemukan adanya unsur daging babi.

"Kita sudah melakukan pengecekan dan melakukan pengetesan sekitar 20 sampel kita ambil. Alhamdulillah, di Pasar Baleendah ini negatif hasilnya," ungkapnya.

Selain di Pasar Baleendah, Satgas Pangan Kabupaten Bandung juga melakukan sidak ke sejumlah pasar lainnya. Hal itu dilakukan untuk memastikan tidak adanya peredaran daging babi yang diolah dengan boraks sehingga mirip daging sapi di wilayah Kabupaten Bandung./BM
Baca Juga
SHARE

Related Posts

Subscribe to get free updates

Post a Comment

VIRAL